Lauw Pang vs Hang Ie
Roman ini mengisahkan kejatuhan Dinasti Cin yang dibangun oleh Kaisar Cin Si Ong.Maharaja yang membangun Tembok Besar dan telah menaklukan enam kerajaan di Tiongkok, hinga menjadi satu di bawah kekuasaannya.Jatuhnya Dinasti Cin yang besar, memang bukan di tangannya, melainkandi tangan putranya Ji-si Hong-tee.
Menjelang jatuhnya Dinasti Cin, Ji-si Hong-tee, Kaisar ke-2 dinasti Cin bertindak lalim seperti ayahandanya.Di mana-mana timbul pemberontakan besar dan kecil.
Di dalam kisah roman ini, kita bisa belajar bagaimana para politikus, negarawan yang bertikai.Mereka menggunakan berbagai siasat, tipu-muslihat.Baik itu di gelanggang politik maupun dimedanperang.
Sebelum Tiongkok disatukan di bawah kekuasaan dinasti Han, negeri Tiongkok terpecah-pecah menjadi tujuh negara besar.Di samping itu, masih ada negara-negara kecil yang tidak termasuk dalam hitungan.
Masing-masing negara besar itu diperintah oleh seorang raja.Ketujuh negara tersebut adalah negeri Cin (Cin Kok).Kemudian berturut-turut Tio (Tio Kok), Gui Kok, Han Kok, Cee Kok, Yan Kok dan terakhir adalah Couw Kok.Zaman ini disebut juga sebagai zaman negara-negara berperang (476-221 sebelum Masehi).
Dari ketujuh negara tersebut, negeri Cin diakui sebagai negara yang paling kuat. Negara-negaralain , apalagi negara kecil sangat takut pada kekuatan angkatan perang dari negeri Cin ini.Ketika itu negeri Cin diperintah oleh seorang raja yang bernama Cin Ciauw Ong.
Raja satu ini sangat berambisi menaklukkan negara-negara yang ada di daratan Tiongkok.Cin Ciauw Ong berniat mempersatukan Tiongkok di bawah kekuasaan dinasti Cin.
Setelah tekadnya bulat, Cin Ciauw Ong segera memanggil menteri dan para panglima untuk diajak berunding soal rencananya menaklukkan daratan Tiongkok.Akhir dari perundingan itu memutuskan negara Cin akan segera menyerang negara Tio sebagai sasaran pertamanya…… Lauw Pang vs Hang Ie