Trilogi Rajawali

Film Trilogi Rajawali ini diangkat dari cerita silat karya Chin Yung (Jin Yong) : To liong To (golok pembunuh Naga), Sia Tiauw Eng Hiong , Sin Tiaw Hiap Lu

Golok Pembunuh Naga
(To Liong To 1986)

Thn Produksi: 1986
Produksi: TVB International
Episode: 24 @ 60 menit

Pemeran:
Tony Leung sbg Zhang Wu Ji
Kitty Lai sbg Zhao Min
Sheren Tang sbg Zhou Zhi Rou
Maggie Siu sbg Zhiao Zhao

Ini versi lama dr review film sama yang berjudul “Heaven Sword & Dragon Sabre (HSDS)”. 1986 ini sbg film To Liong To (HSDS).

Namun secara keseluruhan, bila membandingkan antara versi 1986 dengan 2003, saya pribadi lebih menyukai versi 1986. pada versi 2003, utamanya adalah tokoh Zhao Min muncul lebih awal. Dramatisasi masalah cinta antara Zhao Min dengan Zhang Wu Ji pun lebih tergarap rinci.

Namun, sebaliknya di versi 1986, tokoh Kwe Siang (Guo Xiang) diceritakan lebih detil di awal-awal kisah film ini dimulai. Jadi keduanya sama-sama memiliki nilai lebih. Untuk lebih mantapnya, lebih baik tonton kedua versinya saja

Pendekar Pemanah Rajawali (The Eagle Shooting Heroes – 2008)

Pemeran: Hu Ge: Guo Jing, Ariel Lin: Huang Lung
Tahun: 2006
Episode: 50 x 44 menit

Cerita silat yang lebih kita kenal dengan judul “Legenda Pemanah Rajawali” atau “Legend of The Condor Heroes”, memiliki judul asli “Sia Tiauw Eng Hiong), merupakan masterpiece dari Chin Yung (Jin Yong, Louis Cha) dengan tooh sentral sepasang pendekar bernama Kwee Ceng (Guo Jing) dan Oew Yung (Huang Lung, Huang Rong).

Kisah ini kini menjadi satu kisah yang paling sering dibuatkan film serialnya, yakni 5 kali, di tahun 1983 (versi TVB), 1988 (CTV/ATV), 1994 (TVB), 2003 (China Central TV) & 2008 (Shanghai TV). Versi pertama pernah begitu populer ditanah air melalui rental-rental video VHS/Beta di era 1985-an melalui pemeran Wong Yat Fa dan Ung Mei Ling
Shanghai TV kini mendapuk Hu Ge sbg pemeran Guo Jing. Seorang bintang yang belum banyak dikenal diluar daratan China negerinya. Namun di dalam negerinya, ia sudah cukup populer.

Sementara pemeran Huang Lung, yakni Ariel Lin, seorang aktris dari Taiwan. Pertama kali melihat penampilannya yang imut cukup mengagetkan karena saya merasa sedikit terlalu gemuk dari bayangan terhadap tokoh yang diperankannya.

Namun semakin lama mengikuti kisahnya, semakin menarik dan memikat bagaimana Ariel ini memerankan sang tokohnya. Terakhir kali, baru saya mengetahui, ternyata sang aktris telah berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 5 kg. Sebuah tanggung jawab besar telah ia jalankan demi peran Lung Er.

Kisah Legend of Condor Heroes sendiri terakhir dibuat tahun 2003 silam dengan bintang Li Yapeng dan Zhao Xun dan tercatat cukup sukses. Di versi kali ini, yang terpilih sebagai pemeran Guo Jing dan Huang Rong adalah dua bintang muda yang sedang bersinar namanya. Yang pertama adalah Hu Ge dari RRC dan dipasangkan dengan Ariel Lin si artis serba bisa dari Taiwan.

Ariel saya anggap berhasil memerankan tokoh Huang Lung, sepertinya ia memiliki aura khas yang sama dengan sang pemeran terdahulu almarhum Barbara Yung. Bagaimana dengan Hu Ge sendiri? Ternyata aktor kelahiran 1982 itu bekerja sangat keras supaya bisa menyelami tokoh Guo Jing, salah satunya dengan menambah berat badan dan menghitamkan kulit.

Hu Ge sendiri berpendapat bahwa tokoh Guo Jing sebenarnya bukanlah orang yang bodoh melainkan lugu dan memiliki pikiran sederhana sehingga baginya karakter tersebut tidak mudah untuk diekspresikan.

Hu Ge tetap memfavoritkan Wong Yat Fa sebagai aktor paling pas untuk memerankan tokoh Kwe Ceng atau Guo Jing tersebut. Jawaban yang diberikan bisa jadi mewakili sebagian besar penikmat film seri ini, yakni: versi pertama yang dimainkan Felix Wong.

“Aku benar-benar kagum dengan cara Felix memerankan Guo Jing di versi tahun 1983, menurutku dia benar-benar sempurna.”

Sepanjang perjalanan film, banyak dibumbui kisah roman antara pemuda yang lugu, jujur dan sedikit bloon yang diimbangi dengan kecerdasan dan kenakalan sang wanita. Menurut saya, mereka sama nikmatnya jika dibandingkan dengan pasangan Wong Yat Fa dan Ung Mei Ling yang saya saksikan di era 85-an dulu.

Satu hal yang menarik, dalam kisah ini, diceritakan bagaimana Yo Kang (Yang Kang) pada akhirnya menemukan jati dirinya sendiri. Di akhir perjalanan hidupnya, ia akhirnya berhasil menuntaskan dendam keluarga dengan membunuh Wanyan Ho Lie. Setelah kekalahannya dalam peperangan melawan Mongol yang dipimpin oleh Guo Jing, Yang Kang kembali ke rumahnya, hidup sederhana bersama istri dan anaknya, Yo Kuo (tokoh sentral dalam kisah selanjutnya kelak). Yang Kang dengan ikhlas menanti datangnya hari kematian yang ia yakini akan pasti datang melalui tangan si Racun Barat.

Pedang Langit & Golok Naga (Heaven Sword & Dragon Sabre – 2003)
Judul Asli: Yi Tian Tu Long Ji
Genre: Wuxia
Episodes: 40 @ 45 menit
Disiarkan pertama kali oleh: CTS / BTV-4
Tahun: 2003

Pemeran:
Alec Su sbg Zhang Cui Shan & Zhang Wu Ji
Shi Xiao Long sbg Zhang Wu Ji muda
Alyssa Chia sbg Zhao Min
Gao Yuan Yuan sbg Zhou Zhi Ruo
Florence Tan sbg Xiao Zhao
Chen Zi Han sbg Zhu Er
Phyllis Quek sbg Yin Su Su
Tsui Kam Kong sbg Xie Xun
Zhang Guo Li sbg Cheng Kun / Yuan Zhen
Berdasarkan novel yang populer oleh Jin Yong (Kam Yung, Chin Yung, Louis Cha). Ia populer juga dengan kisah Legend of the Condor Heroes (Legenda Pendekar Rajawali) and Return of the Condor Heroes (Kembalinya Pasangan Pendekar Rajawali).

The Heavenly Sword and Dragon Sabre mengambil masa di abad 14 semasa China dibawah Dinasti Yuan Mongolia, kurang lebih 100 tahun setelah kisah Kembalinya Pasangan Pendekar Rajawali (Return of the Condor Heroes – Yo Ko & Siauw Liong Lie).
Dalam dekade perjuangan, kelaparan dan kepahitan warga Cina pada Dinasti Yuan, kalangan pendekar mulai memberontak. Pangeran Ru Yong meminta Cheng Kun, seorang psikopat gila yang bersembunyi sebagai seorang biarawan Shaolin untuk mengadu domba dan menghancurkan dunia persilatan yang mulai bersatu untuk melawan penjajahan Mongol.

Mengangkat kisah seorang pendekar muda tanpa tanding, Zhang Wu Ji. Cerita dimulai dengan perjalanan kisah orang tua dan kelahirannya (episode 1-3), masa ia remaja (episode 4-8), kisah selanjutnya, Zhang Wu Ji berhasil menjadi Pemimpin Partai Ming di usia sangat muda, membongkar rahasia Hilangnya Pedang Langit & Golok Pembunuh Naga, serta perjalanan hidupnya yang dikelilingi oleh 4 wanita yang mencintainya.

Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga merupakan sepasang senjata yang dibuat oleh Pendekar Legendaris Guo Jing & Huang Rong (Kwee Ceng & Oey Yong), berbahankan golok besar milik Pendekar Tampa Tanding Berlengan Satu Yang Gou (Yo Ko). Di dalamnya disembunyikan kitab silat 18 Jurus Penakluk Naga (milik Hong Chi Kung/Guo Jing), Kitab 9 Bulan dan Kitab Strategi Perang. Rahasia inilah yang menjadikan sepasang senjata ini jadi rebutan para pendekar.

Sementara itu, Partai Ming yang dipimpij oleh Zhang Wu Ji, biasa disebut sebagai Partai Sesat oleh golongan putih justru menjadi pemimpin paling depan melawan penjajahan Mongol. Perwira perang Mongol memiliki seorang putri yang juga seorang pendekar hebat dan sangat cerdas. Pada akhirnya, ia meninggalkan kehidupan kraton, keluarganya demi cintanya kepada Zhang Wu Ji yang nota bene adalah musuh ayahnya sendiri.
Menariknya film ini, disini, kita bisa menyaksikan kembali tampilnya jurus silat hebat andalan milik Guo Jing, 18 Jurus Penakluk Naga, juga kehadiran pendekar wanita misterius. Tercatat, dalam kisah ini, Zhang Wu Ji diselamatkan nyawanya 2 kali oleh pendekar wanita misterius tersbut. Ketika ditanya siapa dirinya, dengan singkat ia menjawab,

“Di balik gunung Con An, terdapat Kuburan Kuno. Dari sanalah sepasang pendekar rajawali menghilang….”.

Jelas, dari kalimat itu, pendekar wanita misterius ini memiliki hubungan erat dengan pasangan super pendekar Yang Guo dan Xu Lung Nu (Siau Liong Lie).
Film Serti HSDS Pernah dibuat dlm bbrp versi sbb:
1. Thn 1978 – TVB Hongkong – Adam Cheng, Liza Wang & Angie Ciu
2. Thn 1984 – TTV Taiwan – Lau Kai Tak, Lau Yuk Pok & Yu Kexin
3. Thn 1986 – TVB Hongkong – Tony Leung, Kitty Lai & Sheren Tang
4. Thn 1994 – TTV Taiwan – Steve Ma, Cecilia Dengking & Kathy Chow
5. Thn 2000 – TVB Hongkong – Lawrence Ng, Gigi Lai & Charmaine Sheh
6. Thn 2003 – CCTV China + TTV Taiwan + Mediacorp Singapore – Alec Su, Alyssa Chia & Gao Yuanyuan
7. Thn 2009 – CCTV China – Deng Chao, Ady An & Liu Jing

Selain itu, seri ini telah di layar-lebarkan sejak tahun 1963 sd 1993 sebanyak 6 kali. Versi terakhir, tahun 1993 diperankan oleh Jet Li, Sharla Cheung dan Gigi Lai dengan judul Kungfu Cult Master, di produksi di Hongkong.

Kembalinya Pendekar Rajawali (Return Of The Condor Heroes – 1983)
Pemeran Utama:
– Andy Lau (Liu Tek Hua): Yo Ko
– Idy Chan (Chen Ie Lien): Siauw Liong Lie
Episode: 50 @ 45 menit
Produksi: TVB
Tahun Rilis: 1983

ROTCH 1983 merupakan salah satu serial TV terbaik yang pernah ada. Rating yang dicapai pernah mencapai rekor 90% dan pada penghujung tahun 1999 mendapat penghargaan dari TVB sebagai “Drama TV Paling Dikenang Sepanjang Abad 20” berdasarkan polling internet.
Serial ROTCH sendiri telah diproduksi beberapa kali dlm rentang waktu yang tak terlalu lama. Hebatnya, walau masing-masing tahun produksi memliki plus minus sendiri-sendiri, namun secara umum, kesemua seri tersebut mendapat sambutan dari penonton dengan rating yang bagus.

Tercatat, serial ini pernah diproduksi dlm tahun-tahun berikut ini:
1. Thn 1983, dgn pemeran: Andy Lau & Idy Chan
2. Thn 1995, dgn pemeran: Louis Koo & Carmen Lee
3. Thn 1998, dgn pemeran: Richie Ren & Wu Cien Lien
4. Thn 2005, dgn pemeran: Huang Xiao Ming & Crystal Liu

Jika versi Richie Ren disebut banyak orang sebagai versi yang pali merusak karena banyaknya penyimpangan dr versi buku aslinya, sebaliknya, versi thn 1983 ini sering diberi sebutan sebagai film klasik yang paling mengesankan.

Sementara itu, pasangan Andy Lau dan Idy Chan sebagai Yo Ko dan Liong Lie merupakan pasangan yang paling pas dan tak terlupakan oleh banyak penggemar film serial ini.
Ketika ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional di tahun sekitar 1995 an, film ini mengangkat pula nama Yuni Shara sebagai pelantun theme songnya.

Pendekar Rajawali (New Condor Heroes – 2006)
* Produksi: CCTV China
* Tahun: 2006
* Episode: 41 @ 45 menit
* Audio: Mandarin
* Genre: – Drama, Sejarah, Martial Arts, Wuxia
DVD serial Ini merupakan remake dari serial silat yang sebelumnya yang berjudul “Return Of The Condor Heroes”, dimana dalam serial tersebut mengangkat pasangan Liu Tek Hua (Andy Lau) -Yo Ko- dan Chen Ie Lien (Idy Chan) -Liong Lie- sebagai pasangan aktor dan aktris terbaik dan legendaris.

“The Return of the Condor Heroes” yang diproduksi oleh CCTV mulai premier di Cina pada bulan Maret 2006. TV drama berdasarkan populer sama judul novel oleh Jin Yong (aka Louis Cha).

Ini bukan yang pertama kalinya serial Condor Heroes dibuat menjadi film dan drama TV, hampir setiap 2 atau 3 tahun yang akan kita lihat versi baru itu, dan fans selalu mendapat banyak dukungan dari permirsanya.

Kisah serial silat yang menceritakan kisah hubungan cinta terlarang Yang Guo “Yo Ko” (diperankan oleh Huang Xiao Ming) dan sang guru Xiao Long Nu (diperankan oleh aktris Crystal Liu Yi Fei ). Dengan dibantu tokoh rekaan, seekor rajawali super besar, kisah ini mengambil seting waktu di sekitar akhir masa Dinasti Song di Cina.

New Condor Heroes ini merupakan kisah lanjutan dari Legend of Condor Heroes (Eagle Shooting Heroes) dan prequel Heavenly Sword dan Dragon Sabre.

Seri serial ini dibuka dengan sebuah tembang pembuka yang sangat cantik yang dinyanyikan oleh seorang penyanyi wanita dgn vokal luar biasa, yakni Jane Zhang Liang.
Yong Gor merupakan tipikal seorang pendekar yang rendah hati. Sang bocah yatim piatu ini lebih banyak menjalani hidup penuh derita sejak kecil. Namun karena sifatnya, ia banyak bertemu dan berkenalan dengan para master dunia persilatan, walau tidak satupun dari mereka yang benar-benar dijadikan sebagai guru kung fu.

Keluar dari pengalaman di bawah penyiksaan guru di perguruan Quan Zhen, Zhao Zhi Jing, ia bertemu dengan Xiao Long Nu yang kemudian menjadi guru kungfu dan kasih sejati dalam hidupnya. Hubungan cinta antara guru dan murid merupakan satu pantangan dan pelanggaran adat China dimasa itu. Demi cinta mereka,Yong Gor dan Xiao Lung Nu harus menghadapi tentangan dari dunia pendekar.

Selain trik kamera dan spesial efek yang sangat cantik, dalam film ini kita disuguhi pemandangan mata akan kecantikan alam negeri Cina yang sangat indah sekali. Duh, kapan bisa melihat langsung kesana ya?
* Huang Xiaoming – Yang Guo
* Liu Yifei – Xiao Long Nü
* Chao Liang – Zhou Bo Tong
* Kong Lin – Huang Rong
* Wang Luo Yong – Guo Jing
* Meng Guang-mei – Li Mo Chou
* Yang Mi – Guo Xiang
* Chen Zihan – Guo Fu
* Huang Xiao Lei – Sha Gu Huang
* Chou How Dong – Qiu Chuji

Satu hal yang menarik dari kisah pembuatan seri panjang ini ternyata hanya memerlukan waktu 2 tahun saja. Dimulai produksi tahun 2006 dan dituntaskannya episode terakhir di tahun 2008. Hebat.

Kembali ke kisah dahsyat ini, ternyata hanya memerlukan waktu beberapa tahun saja untuk dibuatkan se-makenya. Bandingkan dengan film-film Hollywood yang bisa memerlukan waktu puluhan tahun untuk membuat kembali re-makenya.

Terlepas dari itu, Jin Yong memang dahsyat, kisah sepanjang ini telah dibuatkan remake sebanyak 5 kali hanya dalam rentang 25 tahun (1983 sd 2008).

Informasi, Semua VCD-DVD (koleksi pribadi) tersebut dapat dipesan melalui form pemesanan film 

Download eBook Trilogi Rajawali

Perhatian Para Pemirsa

Karena banyak sekali email yang kami terima tentang Cerita pendahuluan Trilogi Rajawali yaitu 5 Jagoan Luar Biasa maka Beruang salju kami tunda terlebih dahulu , silahkan ikuti/ baca 5 Jagoan Luar Biasa di Pustaka Cerita Silat , kepada pemirsa lainnya mohon maaf.

 

About these ads
This entry was posted in Cerita Silat, Film Silat Mandarin and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Trilogi Rajawali

  1. teloedan says:

    Sin Tiaw Thian Lam yang bikin orangnya playboy. Masa semua keluarga yang ditolong punya anak gadis dan cantik sekali….. Seperti biasa mereka suka sama jagoannya.

  2. Alex says:

    Moga2 Beruang salju nya cepet kelar …. pingin ngelanjutin bacanya … tq ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s